Jari jemari ini seakan tak
pernah berhenti dalam pencarian dan perjalanan menujumu,
bergerak mencari jejak dengan mengeja tanpa tanda baca, yang tertulis oleh pena yang tercipta oleh
Yang Maha Kuasa.
bergerak mencari jejak dengan mengeja tanpa tanda baca, yang tertulis oleh pena yang tercipta oleh
Yang Maha Kuasa.
Kau yang bersahaja dan penuh cinta,,,,,,,
ku ingin menemukanmu dalam jalan menuju cintaNYA, kehidupan dalam keberkahanNYA,
titian menuju SurgaNYA,
Tak perlulah kau berparasakan tampan dan rupawan, cukuplah kau yang memeberikan senyuman dalam setiap keadaan,
yang mengubah kegundahanku menjadi sebuah keyakinan.
Tak perlulah kau penuh dengan kemewahan dan
kemegahan, cukuplah kesederhanaan yang
menjadi perangai, keimananmu yang menghiasi kedamaian, kesantunanmu dalam
ucapan ,
keteladananmu yang menjadi panutan untuk menjadi imam bagi kehidupan.
keteladananmu yang menjadi panutan untuk menjadi imam bagi kehidupan.
Tak perlulah kau
bersenjatakan pedang ataupun tombak yang
tajam untuk menjadi pelindungku,
cukuplah genggaman tanganmu yang akan meberikanku kekuatan, keberanian dan berjalan bersamamu dalam satu tujuan.
cukuplah genggaman tanganmu yang akan meberikanku kekuatan, keberanian dan berjalan bersamamu dalam satu tujuan.
Kau yang bersahaja dan
penuh cinta,,,
tugas kita hanyalah berhimpun dalam kecintaan padaNYA
mengokohkan langkah kita dengan ketaqwaan padaNYA
meguatkan diri kita dalam keimanan dan kasih sayangNYA
memantasakan diri untuk bersama_sama dalam satu ikatanNYA.
tugas kita hanyalah berhimpun dalam kecintaan padaNYA
mengokohkan langkah kita dengan ketaqwaan padaNYA
meguatkan diri kita dalam keimanan dan kasih sayangNYA
memantasakan diri untuk bersama_sama dalam satu ikatanNYA.
Kau yang bersahaja dan
penuh cita,,,,,
Bandung, 24 september 2012
Originally by : Alvi
Galvitri
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar