Kamis, 01 November 2012

Pohon dengan SeajuTa Keakuatan



Seandainya ku bisa berbisik pada pohon yang selalu ku lihat disaat membuka jendela dikala pagi tiba,,,

Ku ingin bisikan padanya , bahwa ku ingin seprtinya , yang bisa berdiri kokoh dan tumbuh menghasilkan bunga yang merekah indah dan buah yang  menyibakan pesona warna merah.

walaupun ia berdiri sendiri tanpa ada jenis pohon yang sama menyertainya,
tanpa ada penopang yang menyangganya,  tanpa ada pemeliharaan yang menumbuhkannya  ia tetep berdiri dengan kekuatan yang dimilikinya.


Walaupun demikian,,,
pohon itu tetap terlihat begitu anggun  dan penuh dengan ketenangan  walaupun dikala pagi itu datang tidak ada yang menyapanya dengan senyuman yang tersungging untuk menyapanya,  tidak ada lambaian angin yang  datang untuk menyibak keindahannya,,ia tetap memberikan kebermanfaatn dan sapaan dengan sejuta keterpesonaan yang dimilikunya.

Ku ingin bercerita padanya, bahwa aku ingin sepertinya, ,,,
walaupun keadaan yang dihadapkan terhadapku adalah suatu hal yang tidak aku inginkan, dan aku berdiri sendiri untuk menapaki makna demi makana yang tersurat dalam goresan pena.
walaupun genggaman tangan itu seperti bayangan yang menyibak seakan hembusan yang harus tersimpan dalam  lipatan benang.


Walaupun demikian ,,,
diri ini tak akan  gentar menapaki perjuangan,  asa ini tak akan  hilang hanya karena  keterpaksaan,  mimpi ini tak  akan melebur hanya karena  bayangan yang kabur dan luntur.


Biarlah semua ini tak memiliki retorika,,,
karena berkahnya ada pada lelah yang kusyukuri, lemah yang kunikmati  jua kepasrahan yang ku amini,,,
setiap lekas  berpenuh perjuangan, pengorbanan jua pengabdian,,,






Bandung, 26 september 2012
originally by : Alvi Galvitri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar